WA 0895634422166|cs@invesh.id

Simulasi Pegadaian Syariah untuk Rahn/Gadai Emas

Untuk memulai gadai emas di Pegadaian, mungkin teman-teman ingin tau simulasi pegadaian syariah bagaimana dan seperti apa bunganya.

Setelah mengecek langsung ke web resmi dari Pegadaian, ternyata fasilitas simulasi tidak ada. Yang ada, pada saat diklik tombolnya, yang muncul hanya permintaan login atau daftar saja.

Setelah login pun, yang muncul sebenarnya hanya harga jual dan harga beli (buyback) emas dari pihak mereka. Selebihnya, kalau mau tau caranya maka harus langsung praktek alias beli emas online atau gadai dulu.

Nah, biar teman Invesh bisa paham alurnya maka saya akan berikan tahapannya. Apa saja yang harus dilakukan untuk bisa nabung emas, sekaligus biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk itu.

Simulasi Pegadaian Syariah

Sebenarnya ada banyak produk pegadaian syariah, seperti:

  • Arrum Haji
  • Arrum Haji
  • Multi Pembayaran Online
  • Konsinyasi Emas
  • Tabungan Emas
  • Mulia
  • Arrum BPKB
  • Amanah
  • Rahn (Hasan dan Tasjily Tanah)
  • Gadai Syariah

Tapi untuk simulasinya saya contohkan untuk produk gadai emas perhiasan saja. Biar lebih gampang.

Secara umum, sebenarnya untuk proses dan sistem rahn dalam Pegadaian hanya ada 4 tahap, yaitu:

  • Nasabah datang membawa barang yang digadaikan (marhun)
  • Menyiapkan KTP atau tanda pengenal lainnya
  • Marhun selanjutnya ditaksir harganya oleh penaksir
  • Uang atau marhun bih diterima oleh nasabah, baik tunai atau transfer.

Jadi 4 tahap itu saja.

Lalu bagaimana kalau online alias digital?

Jika mau simulasi secara online, maka langkahnya:

1. Buat akun dulu di web Gadai konvensional di sini: Pegadaian.co.id. Bukan di alamat ini pegadaiansyariah.co.id

2. Setelah jadi, selanjutnya masuk ke Dashboard akunmu dan klik menu ‘Gadai’

Di proses ke dua di atas, di dalamnya terdapat 3 tahapan simulasi, yaitu mulai dari mengisi data gadai, melihat hasil taksiran dan terakhir datang ke cabang terdekat.

simulasi pegadaian syariah perhiasan

Adapun isi dari data gadainya adalah:

  1. Jenis Perhiasan. Silahkan pilih apakah kalung, cincin, gelang, anting dan lainnya.
  2. Kadar emas. Tentukan berapa karat
  3. Berat kotor. Sebaiknya timbang dulu
  4. Berat Bersih
  5. Gambar barang

Setelah proses input pada sistem di atas, selanjutnya akan muncul perkiraan harga di tahap selanjutnya. Dan terakhir menunjukkan cabang terdekat yang sesuai lokasimu.

Nah, tinggal catat berapa kira-kira harga taksiran barang Anda. Jika lebih mahal harganya maka bisa menggadaikan di sana. Tapi bila tidak, coba bawa ke tukang timbang emas di pinggir jalan.

Ada juga toko emas yang mau menerima asal masih ada suratnya. Tapi pengalaman katanya lebih baik harga jualnya kalau lewat pegadaian, tapi ada caranya.

Menurut pengalaman beberapa ibu-ibu yang sudah malang melintang di dunia gadai, katanya caranya cukup gadaikan barang perhiasan yang kamu punya dan bilang suratnya tidak punya. Tapi baiknya jujur.

Setelah itu, akan ditentukan biaya administrasi, dan berapa nilai uang yang akan diterima, serta tanggal jatuh tempo pelunasannya.

Berikut ketentuannya:

  • Jangka waktu 1 hari sampai 120 hari
  • Biaya administrasi Rp10ribu sampai Rp200ribu
  • Maksimal pinjaman dari Rp50ribu sampai rp500juta
  • Tarif Ijaroh berkisar dari 5% (APR minimum) hingga 7% APR (APR maksimum) per-tahun.
  • Adapun untuk margin, kalau konvensional istilahnya Bunga, di sini istilahnya Mu’nah. Kisarannya 0,73% per 10 hari dari harga taksiran barang (bukan uang pinjamannya).

Bicara sedikit soal pengalaman emak-emak. Katanya, kalau memang mau dijual dan mau dapat hasil jual yang lebih tinggi maka tidak usah ditebus. Di biarkan saja.

Bahkan ada yang sengaja melakukan itu kemudian uang hasil gadainya dipakai beli emas baru lagi. Katanya sih lebih untung.

Ya, bisa dibilang ini trik saja. Tapi untuk memastikan maka usahakan lakukan praktek berbeda-beda. Jangan hanya menerima isu saja.

Ada tips beli emas juga kalau mau sewaktu-waktu gadai syariah, yaitu pada saat beli emas perhiasan maka pastikan memilih yang tidak ada batu permatanya.

Kenapa demikian? Ya, karena pada saat dibeli batu tersebut dihitung dan dijual juga. Tapi, saat dijual kembali si pemilik toko tidak mau menghitungnya karena itu cuma pemanis saja. Bukan permata asli.

Cukup ya soal Simulasi Pegadaian Syariah alias Rahn. Kalau ada pertanyaan langsung komentar saja di bawah. Dan jangan lupa belajar saham juga biar makin cerdas investasinya.

By |Categories: Emas|Tags: |

About the Author:

Semua investasi ilmu dan ikhtiar ini hanya untuk mengabdi pada-Nya, sang Mahatahu. Dan goals terbesarku dalam petualangan di dunia maya adalah membangung lembaga pendidikan Qur’ani, semata menjalankan perintah Iqra'Nya, akar dari segala kesuksesan dunia dan akhirat.

Leave A Comment

[/fusion_text]
BUY AVADA NOW!
[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

This Is A Custom Widget

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.