WA 0895634422166|cs@invesh.id

Pengalaman Jual Emas di Pegadaian, kata Emak-emak!

Bertanya soal bagaimana menjual emas di Pegadaian, mungkin ada baiknya membaca artikel pengalaman jual emas di pegadaian ini.

Sebenarnya ini bukan pengalaman penulis sendiri, tapi dari teman istri yang hampir tiap tahun bolak balik menggadaikan emas.

Yang dicari banyak orang yang menggadaikan emasnya sebenarnya harga jualnya yang lebih tinggi. Istilahnya buyback kalau di pihak pegadaian.

Pertanyaannya, apa perbedaannya kalau kita menjual di toko emas atau di tukang emas di pinggir jalan yang pakai timbangan manual?

Kalau saya pribadi melihat pada sisi profesionalnya. Kalau yang dipinggir jalan, istilahnya tukang timbang emas, sulit untuk mempercayai apakah timbangan yang digunakan betul akurat atau tidak. Walau sebenarnya sudah banyak yang pakai alat digital juga.

Sedangkan untuk yang di toko perhiasan, mereka juga belum tentu mau menyesuaikan dengan harga emas terbaru saat ini. Alasannya, mereka belum tentu mau pusing soal pengolahan perhiasannya kembali. Bisa jadi, dilempar lagi ke produsen pembuat perhiasan, jadi harganya dibuat lebih murah.

Tapi itu baru asumsi, bukan fakta. Kalau faktanya mari kita bicara pengalaman.

Di awal datang di Semarang, saya dan istri banyak diberitahu orang kalau jual emas itu bagusnya yang dipinggir jalan. Katanya harganya lebih bagus alias mahal.

Saya pribadi pernah mengecek sendiri harga jual dari toko emas tertentu dengan yang ada di pinggir jalan. Ternyata, di awal pertamakali saya menjual emas harganya memang lebih baik yang tukang timbang itu.

Nah, karena pengalaman pertama itulah akhirnya saya dan istri selalu menjual emas dengan menawarkan di tukang emas emperan tersebut.

Teman-teman pasti tau yang saya maksud kan. Itu lho…! yang biasa duduk termenung di pasar atau di sekitaran toko emas yang di depannya ada etalase kecil berisi timbangan.

Setelah berlangsung beberapa lama dan saya juga sudah melakukan praktek tersebut, akhirnya saya mencoba lagi membandingkan antara toko emas dan tukang timbang emas. Ternyata, fakta baru yang ditemukan dilapangan kalau harga di toko perhiasan lebih bagus.

Setelah mengamati dan menimbang apa penyebabnya, ternyata ketemu kalau yang mempengaruhi itu selisih waktu beli dengan jualnya. Semakin lama maka akan semakin baik.

Dan waktu itu, hasil riset kecil-kecilan yang saya lakukan, bedanya lebih dari Rp200ribu kalau dijual di toko perhiasan. Apalagi waktu itu di toko yang sama dan surat nya masih lengkap.

Jadi kesimpulannya, kalau emasnya sudah lama, mungkin ada lebih dari 10 tahun baiknya di toko tempat beli awalnya saja.

Hanya saja, lain lagi kalau perbandingannya dengan Pegadaian, kira-kira mana yang lebih baik harga jualnya?

Pengalaman Jual Emas di Pegadaian

pengalaman jual emas di pegadaian

Kali ini ceritanya datang dari teman istri.

Kata kebanyakan teman istri begini:

“Kalau mau jual emas, mending digadaikan di Pegadaian, harganya lebih oke!”

Katanya lagi, mereka biasanya sengaja menggadaikan emas perhiasannya tapi bukan untuk sekedar digadaiakan saja, melainkan untuk tidak ditebus lagi.

Jadi, kalau sudah jatuh tempo mereka tidak akan menebusnya, karena niat awalnya memang hanya menjual.

Trik yang mereka lakukan, katanya suratnya sengaja tidak dibawa. Kalau ditanya mereka akan bilang hilang biar tidak banyak pertanyaan dari pegawai Pegadaian.

Dari pengalamannya, harga jualnya katanya lebih tinggi dibanding yang lain. Termasuk kalau dijual lagi ke toko emas atau di tukang timbang emas emperan.

Salah satu mungkin penyebabnya karena pegadaian saat akan melakukan buyback biasanya menggunakan harga emas terbaru saat itu.

Hanya saja perlu diketahui kalau di pegadaian itu ada biaya administrasi antara Rp10ribu sampai Rp200ribu. Belum lagi, akan ada biaya penitipan yang harus dibayar. Semakin lama jatuh tempo yang dipilih maka akan semakin besar pula biayanya.

Saran saya, kalau memang sekarang sedang mau menjual emas perhiasan atau pun emas batangan alias logam mulia, maka sebaiknya cek harga dari ketiga tempat yang saya sebutkan di atas.

Khusus untuk yang tukang timbang di pinggir jalan, lakukan pembanding pertama dan pastikan lakukan tawar menawar dulu dengan harga yang tinggi. Setelah itu baru ke Pegadaian dan Toko Perhiasan.

Saran lainnya yang biasa penulis sampaikan. Pastikan saat membeli perhiasan emas untuk tidak memilih yang banyak batu permatanya.

Kenapa? Ya karena pada saat dibeli itu akan dihitung, sedangkan ketika dijual batu permata imitasi tersebut akan dilepas dan tidak dihitung sebagai harga jualnya.

Jadi ulasan di atas sekaligus menjawab, ‘Bagaimana cara menjual emas tanpa kwitansi / surat. Bisakah di pegadaian? Jelas bisa dan caranya sudah saya utarakan di atas.

Mungkin ini saja yang bisa saya sampaikan soal Pengalaman Jual Emas di Pegadaian. Semoga membantu dan anda bisa dapat dana lebaran yang lebih tinggi. Syukron!

By |Categories: Emas|Tags: |

About the Author:

Semua investasi ilmu dan ikhtiar ini hanya untuk mengabdi pada-Nya, sang Mahatahu. Dan goals terbesarku dalam petualangan di dunia maya adalah membangung lembaga pendidikan Qur’ani, semata menjalankan perintah Iqra'Nya, akar dari segala kesuksesan dunia dan akhirat.

Leave A Comment

[/fusion_text]
BUY AVADA NOW!
[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

This Is A Custom Widget

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.