WA 0895634422166|cs@invesh.id

Apa Itu Reksadana? Pengertian Reksadana adalah… (Syariah & Konvensional)

Mungkin Anda semua sudah pernah dengan jenis investasi saham, emas, sukuk, asuransi, properti, deposito dan sebagainya. Tapi Apa itu reksadana mungkin masih sedikit bingug.

Secara sederhana, tanpa defenisi ahli segala, pengertian reksadana adalah salah satu instrumen investasi dengan menggunakan jasa pengelola dana investasi.

Jasa apa maksudnya suhu?

Jadi begini teman2, kalau misalnya kamu berinvestasi syariah atau pun konvensional, entah itu properti, emas, saham dan sebagainya, maka itu kita lakukan secara mandiri tanpa bantuan jasa apa pun, kecuali broker kalau di saham.

Berbeda dengan reksadana, kalau memilih berinvestasi di situ maka ibarat si investor nitip dana ke pengelola investasi (istilahnya fund manager), kemudian dialah yang mengelola dana tersebut dalam berbagai jenis investasi. Nah, hasilnya itulah yang diberikan kembali pada si pemilik modal.

Tapi, sudah pasti ada biaya jasanya. Kadang cara dan kebijakan masing-masing fund manager berbeda-beda. Ada yang memotong sekian persen dari keuntungan investor, ada juga yang hanya mengambil fee saat pembelian atau penjualan produk reksadananya.

Sudah paham kan, apa itu reksadana?

Setelah membaca penjelasan singkat saya di atas mungkin sebagian sudah paham apa maksud dari reksadana. Tapi, bisa jadi ada yang belum paham defenisinya.

Nah, biar lebih jelas, berikut saya paparkan pendapat dari beberapa pakar:

Reksadana ialah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal, untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi yang telah mendapat izin dari Bapepam. (UU Pasar Modal no.8 Thn 1995, pasal 1 ayat 27)

Hanya saja, sedikit koreksi dari defenisi di atas, yaitu pada kata Bapepam. Karena, lembaga tersebut sudah tidak ada lagi dan diganti oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Khusus untuk kalimat yang dicetak tebal di atas, pada dasarnya pengertian tersebut hampir sama di beberapa lembaga, termasuk oleh OJK, KBBI, dan pada fatwa DSN MUI tahun 2001 pada BAB I Ketentuan Umum di pasal 1 juga.

Untuk yang DSN-MUI, penulis mengutip dari buku “Aspek Hukum Lembaga Keuangan Syariah Di Indonesia” Oleh Dr. Mardani, PrenadaMedia.

Dengan demikian, bisa kita katakan kalau reksadana adalah investasi yang tidak langsung. Karena si pemilik modal tidak berinvestasi secara mandiri, melainkan melalui jasa dari manajer investasi.

Kalau dalam bahasa Inggrisnya, reksadana disebut juga dengan “mutual fund‘.

Dan biar lebih jelas, mari kita ketahui maksud dari beberapa jenis reksadana yang ada, yaitu reksadana campuran, saham, pasar uang, dan penghasilan tetap.

Kalau campuran artinya dana dari investor kemudian diinvestasikan kembali ke berbagai jenis instrumen investasi. Ya, sesuai dengan namanya, tidak ada batasan dimana modal akan diputar.

Kalau reksadana saham maka itu artinya si pemilik dana membeli produk reksadana yang kemudian dana yang terkumpul dikembangkan oleh manajer investasi dengan membeli saham saja.

Jadi, pada yang kedua ini ada batasannya. Berbeda dengan jenis campuran di atas.

Sedangkan maksud dari pasar uang adalah dana tersebut diputar dan dikembangkan lagi di berbagai produk pasar uang. Bisa saja dalam bentuk sukuk, obligasi, forex dan lainnya.

Pada jenis yang ketiga ini, bisa saja bentuknya syariah asalkan pasar uangnya memenuhi kriteria syar’i. Tapi khususnya forex, selama itu dilakukan jual beli hanya untuk mengambil keuntungan dari selisih kenaikan nilai jualnya, maka itu haram.

Haram tentunya dikarenakan menjadikan ‘uang sebagai komoditi’. Padahal, dalam ajaran Islam uang itu alat tukar, bukan komoditas. Jelas-jelas ini tidak diperbolehkan.

Oke, yang terakhir adalah penghasilan tetap. Jenis ini bisa saya katakan kalau termasuk non-syariah, alias konvensional. Karena investasi pada dasarnya harus ada resiko yang ditanggung oleh investor. Sedangkan yang ini diawal sudah ditentukan keuntungannya dan rutin diberikan di periode tertentu.

Baca juga: 5 Reksadana Syariah Terbaik

Cara Kerja Reksadana:

Belum lengkap kayaknya kalau tidak tau bagaimana cara kerja dari reksa dana ini. Untuk itu, mari perhatikan skema berikut ini:

apa itu alur reksadana

Keterangan:

Untuk yang nomor 5 sebenarnya ada pada bagian broker. Di tahap itulah transaksi dieksekusi untuk selanjutnya unit penyertaan berpindah tangan ke pemilik dananya.

Adapun untuk nomor 11, merupakan proses penyampaian laporan keuangan ke OJK.

Keuntungan Reksa Dana

Oh iya, saya belum bahas kalau di kamus KBBI tulisannya yang baku harus terpisah, seperti sub bab yang saya tulis di atas.

Oke, kembali ke laptop!

Dibanding dengan instrumen investasi lainnya, reksa dana punya keuntungan tersendiri, di antaranya adalah:

Modal ringan – Karena tidak ada syarat deposit. Tergantung berapa harga per unit penyertaannya dan syarat minimal pembeliannya. Saat ini, dengan modal 100ribu saja sudah bisa mulai membeli produk reksa.

Likuid – Maksudnya mudah ditransaksikan atau diperjualbelikan kapan saja investo mau.

Tidak perlu repot menganalisa – Berbeda kalau beli saham syariah langsung, dimana kita harus menganalisis sendiri saham yang akan dibeli. Tapi, dengan berinvestasi reksadana syariah semua dilakukan oleh WMI.

Minim resiko – Ya, seperti disebut di atas. Karena yang melakukan analisis pembelian saham adalah Wakil Manager Investasi yang notabene sudah ahli dan berpengalaman, tentunya resikonya juga lebih kecil.

Belinya dimana?

Beli reksa dana syariah maupun konvensional bisa melalui perusahaan Manajer Investasi yang telah menerbitkan dan mengelola produk Reksa Dana tersebut.

Atau, bisa juga investor membelinya melalui Bank yang bertindak sebagai Agen, istilahnya APERD (Penjual Efek Reksa Dana). Boleh lewat BCA, BRI, BNI, Mandiri dan bank lainnya yang sudah terdaftar.

Tapi, sekarang sudah canggih bro. Kamu bisa bertransaksi melalui marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak dan lainnya. Karena, saat ini mereka juga telah terdaftar sebagai agen penjual resmi di OJK.

Oke, sampai disini dulu soal apa itu reksadana dan bagaimana pengertian reksadana syariah menurut para ahli dan para analis. Jika ada pertanyaan langsung saja komentar. Salam investasi syariah!

By |Categories: Reksadana|Tags: |

About the Author:

Semua investasi ilmu dan ikhtiar ini hanya untuk mengabdi pada-Nya, sang Mahatahu. Dan goals terbesarku dalam petualangan di dunia maya adalah membangung lembaga pendidikan Qur’ani, semata menjalankan perintah Iqra'Nya, akar dari segala kesuksesan dunia dan akhirat.

Leave A Comment

[/fusion_text]
BUY AVADA NOW!
[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

This Is A Custom Widget

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.